Memiliki tanah pegunungan vulkanis yang subur, serta cuaca yang dipengaruhi iklim tropis Indonesia dan subtropis Australia, membuat Nusa Tenggara menjadi “surga” tempat kamu dapat menemukan berbagai green beans berkualitas, dengan karakteristik cita rasa yang berbeda-beda.
Sombra people, selama ini
masih banyak yang belum memahami soal biji Kopi Arabica dan Robusta.
Kali ini, kita akan
membahas mengenai perbedaan Kopi Arabica dan Kopi Robusta..
Perbedaan yang paling
terlihat dari kedua jenis kopi ini adalah dari ukuran dan bentuknya.
Biji Kopi Arabica
cenderung memiliki bentuk yang lebih lonjong dan ukurannya lebih besar dari
biji kopi robusta.
Mari Simak beberapa
perbedaan dari biji kopi Arabica dan Biji Kopi Robusta
Hai Sombra People! Kopi merupakan salah satu minuman yang digemari banyak orang. Mulai dari kalangan pekerja kantoran sampai anak muda. Menurut riset yang dilakukan dalam kurun waktu dua tahun terakhir kopi menempati peringkat teratas minuman rasa yang paling sering dikonsumsi.
Desa Colol terletak di Lembah Colol, perkebunan kopi pertama di Manggarai yang dicanangkan oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1920-an. Colol berada di ketinggian 1200-1600 mdpl. Dari sinilah kemudian tanaman kopi menyebar ke seluruh Manggarai Flores. Ada enam desa penghasil kopi di lembah tersebut.
Masyarakat manggarai timur tepatnya di daerah colol menjadi salah satu penghasil kopi robusta terbaik dunia. Menjadi pilihan terbaik tentunya adalah suatu kebanggan bagi masyarakat daerah Colol Manggarai Timur.
Tahun 2023 kemaren merupakan tahun yang menggembirakan
bagi sombra coffee. Pada tahun 2023
Sombra Coffee berkesempatan mengikuti 2 event internasional sekaligus.
Sombra
people, bicara soal kopi bukan hanya melulu soal rasa, cara penyeduhan dan
bagaimana menikmatinya tapi Suasana yang mendukung juga mempengaruhi kenikmatan
secangkir kopi yang menyegarkan..
Jika
berkunjung ke NTT, sombra people bisa mengunjungi beberapa tempat yang bukan
saja menarik namun memiliki daya magisnya sendiri dan keunikan- keunikan
lainnya.
Mari
kita bahas lebih lanjut..
Sombra people, bicara
soal kopi memang tidak ada habisnya .Kopi telah menjadi bagian integral dari
kehidupan sehari-hari banyak orang di seluruh dunia. Dari kantor hingga kedai
kopi yang ramai, aroma khas kopi telah menjadi sumber inspirasi, energi, dan
kadang-kadang, titik fokus bagi banyak individu. Di dalam dunia kopi yang luas,
terdapat varietas biji yang menawarkan karakteristik unik yang membedakannya
dari yang lain. Salah satu varietas yang menarik perhatian para pecinta kopi
adalah biji kopi Yellow Cattura.
Kopi
Arabika, salah satu varietas kopi paling diincar di dunia, mengundang para pecinta kopi untuk
menikmati kenikmatannya yang khas dan kompleks. Proses produksi kopi Arabika
melibatkan serangkaian eknik yang cermat, mulai dari perawatan tanaman hingga
meraih cita rasa yang unggul. Mari kita eksplorasi secara mendalam bagaimana
biji kopi ini dibuat dari kebun hingga menjadi minuman yang kita nikmati setiap
hari.
Kopi,
minuman yang telah merajai dunia selama berabad-abad, merupakan hasil dari buah
tanaman kopi yang melalui serangkaian proses sebelum mencapai cangkir kita.
Salah satu tahap krusial dalam proses pembuatan kopi adalah proses pasca panen,
yang sangat mempengaruhi kualitas dan karakter kopi yang dihasilkan. Dua metode
pengolahan yang populer adalah fullwashed dan semiwashed Meskipun keduanya
bertujuan untuk mengolah biji kopi dari buahnya, cara pengolahannya pun berbeda
sehingga menghasilkan profil rasa yang unik.